PERJANJIAN BARU MENJAWAB: TANTANGAN GEREJA MASA KINI TERHADAP SPIRITUALITAS INSTAN DAN KONSUMTIF

Authors

  • Imanuel Umbu Zawila Deke Institut Injil Indonesia Author

Keywords:

Perjanjian Baru; Gereja; Spritualitas Instan; Konsumtif

Abstract

Perkembangan teknologi di era postmodern yang semakin maju membuat gereja mengalami tantangan spiritualitas instan dan konsumtif. Tujuan dari penelitian ini memberikan gambaran yang jelas melalui jawaban Perjanjian Baru untuk gereja tidak terjebak dalam keadaan spiritualitas instan dan konsumtif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan literatur kepustakan (library research) yang berkaitan dengan tinjuan terhadap Perjanjian Baru menjawab tantangan gereja menghadapi spiritualitas instan dan konsumtif. Dari berbagai sumber buku, artikel, website, yang relevan sebagai bahan untuk menyajikan data. Sumber-sumber tersebut di peroleh melalui google book, goole scholar, dan kepustakaan fisik. Dan sumber utama sebagai bahan atau dasar tinjaun teologis adalah sumber Alkitab. Hasil penelitian penunjukkan bahwa gereja harus menolak kebiasaan spiritualitas instan dan perilaku konsumtif dengan berpusat kepada Tuhan Yesus Kristus, berakar dalam Yesus Kristus, dan berbuah di dalam Yesus Kristus, sehingga melahirkan spiritualitas yang sejati dan tidak adanya perilaku konsumtif. Gereja harus kembali fokus pada panggilan untuk memberikan pengajaran yang absolut agar jemaat mengalami spiritualitas yang sejati dan menolak tegas tindakan konsumtif. Dengan melihat Yesus sebagai gambaran yang memberikan teladan bagi gereja maupun orang percaya masa kini.

References

Agut, Yoseph Selvinus. “Aku Pamer, Maka Aku Ada. Gereja Menanggapi Konsumerisme.” Gita Sang Surya 18, no. 4 (2023): 86.

Demmanangnga, Hein. “Model Pelayanan Konseling terhadap Pemuda yang Konsumtif di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Sion Orobua.” Institut Agama Kristen Negeri Toraja, 2022.

Dwipayana, Akina, Esther Idayanti, dan Daniel Runtuwene. “Perkembangan Spiritualitas Posmodern dalam Konteks Gereja Pendahuluan Dampak perkembangan spiritualitas postmodern memberikan imbas yang cukup.” Jurnal Teruna Bakhti 4, no. 2 (2022): 218.

Harefa, Ade Candra, Ratih Kusumawardhani, dan Johannes Maysan Damanik. “Pengaruh Pendapatan, Gaya Hidup, dan Literasi Keuangan pada Perilaku Keuangan Mahasiswa di Gereja Bethel Indonesia Miracle Service Yogyakarta.” Indonesian Journal of Economics, Business, Accounting, and Management (IJEBAM) 2, no. 3 (2024): 44.

Haryono, Timotius, dan Daniel Fajar Panuntun. “Model Gaya Hidup Nazir Sebagai Refleksi Gaya Hidup Hedon Pengkotbah Pada Zaman Milenial.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 3, no. 2 (2019): 178.

Hutahaean, Rolinda, Roy Rikki Tambunan, dan Olah Valentino Firdaus Aritonang. “STRATEGI PEMBINAAN IMAN WARGA GEREJA DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ZAMAN MODERN.” Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 4, no. 3 (2025): 4725–41.

Justin Wan and Rosmaida Sianipar. “Teologia Paulus Di Era Postmodern,” 39. Yogyakarta: Stiletto Indie Book, 2020.

Karubun, Yuliana. “Pentingnya Literasi Keuangan Untuk Mengatasi Perilaku Konsumtif Di Kalangan Orang Muda Katolik.” Logos: Jurnal Pendidikan, Katekese, dan Pastoral 12, no. 2 (2024): 163.

Lepa, Royke, Tri Hartono, Hery Adijanto, Amiruddin Wasugai, Retnalisa Sinauru, Henny Mamahit, Eka Lago, Dekrius Kuntaua, dan Jefrie Walean. Paradigma Spiritualitas Kristen di Era 5.0. Penerbit Andi, 2022.

Nggebu, Sostenis. “Konsep Kenosis Yesus Kristus dalam Filipi 2 : 1-11 sebagai Norma Dasar.” Integritas: Jurnal Teologi Vol. 5, no. No. 1 (2023): 1–17.

Pambudi, Ignatius S. “Resensi Buku: Teologi Jalan Tengah: Refl eksi tentang Gaya Hidup Sederhana Yesus di Tengah-Tengah Gaya Hidup Modern Saat Ini.” Gema Teologi 39, no. 2 (2015): 257.

Pote, Dominggus, Okki Natanael, Tuty Harijani, dan Eddi Anton Sinaga. “Pencerahan Spiritual: Peran Kedewasaan Iman Kristen Sebagai Garam Dan Terang Dunia.” SAINT PAUL’S REVIEW 4, no. 1 (2024): 43.

Purwidhianto, Kukuh. “Ibadah Intergenerasi dan Motivasi Beribadah Di Tengah Tantangan Bergereja Secara Individualistik Dan Konsumeristik.” KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen 3, no. 2 (2022): 176–90.

Rondonuwu1, Fery, Tjutjun Setiawan, dan Ferry Simanjuntak. “Gereja Dalam Pusaran Konsumerisme Dan Kealpaan Dalam Pekabaran Injil.” Teologi Davar 2, no. 1 (2021): 65.

Sanderan, Rannu, dan Naomi Sampe. “Kajian Teologis tentang Gaya Hidup Yesus untuk Memintas Rantai Hedonisme: Menurut Aristippus.” KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen 4, no. 2 (2023): 137.

Setiawan, David Eko. “Dampak Injil bagi Transformasi Spiritual dan Sosial” 2, no. 1 (2019): 83.

Sibatuara, Derwita A, Wildayanti Marbun, Chintya C Sitanggang, Clever Responsoria Mendrofa, dan Tiurma Berasa. “PENGARUH STUDI ALKITAB MENDALAM TERHADAP PERTUMBUHAN SPIRITUAL ORANG DEWASA.” Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 4, no. 1 (2025): 1345–47.

Sihombing, Lotnatigor. “Spiritualitas Yang Utuh.” Jurnal Amanat Agung 12, no. 2 (2016): 253.

Utomo, Bimo Setyo. “Karakteristik Kepemimpinan Hamba Yesus Kristus Menurut Filipi 2: 5-8.” DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika 3, no. 2 (2020): 111.

Zaluchu, Julianus. “Gereja Menghadapi Arus Postmodern Dalam Konteks Indonesia Masa Kin.” GENEVA: Jurnal Teologi Dan Misi 1, no. 1 (2019): 26–41.

Downloads

Published

2026-04-29

Issue

Section

Articles